❤
Tilinili
22.26
0 Comments
Menjadi guru PAUD itu soal menjaga keikhlasan beramal. ![]() |
| Source:freepik.com |
![]() |
| Nah, kalau begini kan cantik semua :P |
Katanya, merasa banyak dosa itu jauh lebih baik daripada merasa banyak amal. Merasa banyak amal mendorong untuk sombong, merasa banyak dosa menuntun untuk banyak bertaubat. Lantas, bilamana kita memang benar-benar banyak dosa bagaimana?
![]() |
| Source : pixabay.com |
Berikan ruang di hatimu untuk menengadah ke langit. Sesungguhnya, ketika Ia menggerakkan lisan dan hati untuk berpeluh meminta, itulah pertanda bahwa Ia berkehendak mengabulkannya. Bila kelu, cukuplah permintaan atas ampunan dosa-dosa. Karena bagi pemilik hati, sayang datang untuk para peminta, bukan sebaliknya.
![]() |
| Source : Pixabay.com |
Tiada yang lebih syahdu daripada memelihara cinta (dan rindu, tentu saja). Ketika sebab dihadirkannya membuat detak semakin berpacu, lalu kau simpan rindunya dalam do’a-do’a. Maka, jika ada saat dimana hati hilang peka, mati rasa, tiada gelora, biarkan ia mencari kemana hilangnya cinta...
![]() |
| Source : Pixabay.com |
“Hidupmu adalah pesan bagi dunia. Buatlah hidupmu menginspirasi. Dan ingat, kamu adalah penulis buku kehidupanmu di akhirat. Pastikan buku itu berarti untuk dibaca”
Berjalan itu... Maju. Sekali waktu, menengok ke belakang, boleh lah. Berhenti, juga tak apa. Mau pelan, biasa, atau berlari tergantung kemampuanmu. Eh, eh, kamu sudah tahu kan kemana langkah kaki hendak kau bawa? Kalau belum, menepilah sebentar untuk tentukan tujuanmu. Yang pasti, jangan sampai melangkah mundur, pusiing.... #tetaplahmajuhinggasampai#
![]() |
| Source : Pixabay.com |